| (26/July/2010) Kinerja BMRI pada Semester I 2010 |
| Pada semester I 2010 BMRI membukukan laba bersih senilai Rp 4 triliun dari Rp 2.9 triliun pada setahun sebelumnya atau mengalami kenaikan 38%. Laba besih BMRI ditunjang dengan pertumbuhan kredit sebanyak 20% dari Rp 218 triliun dari Rp 182 triliun. Meski dana pihak ketiga mengalami pertumbuhan 14% BMRI mengeluarkan biaya pendanaan turun 14% dari Rp 7.9 triliun pada tahun lalu menjadi Rp 6.8 triliun. Kami menilai BMRI menurunkan bunga kredit sehingga pendapatan dari kredit BMRI berkurang 2% dari tahun sebelumnya. Penurunan suku bunga terjadi juga pada bunga simpanan. Selain itu dengan berkurangnya provision maka secara tahunana kinerja BMRI meningkat 38%. Apabila membandingkan BMRI secara kwartalan, kinerja BMRI tidak begitu mengesankan. Dapat dikatakan performa BMRI dari kwartal I ke kwartal II stabil. Secara umum BMRI di tahun ini diuntungkan dengan pertumbuhan kredit dan pengurangan provisi dengan diterapkan peraturan PSAK 50 dan 55. Kami belum memfaktorkan rencana right issue dan pernerapan peraturan PSAK 50 dan 55 dalam proyeksi BMRI kami. Perhitungan harga wajar BMRI dengan metode Dividen discount memberikan harga wajar BMRI di Rp 5250 yang mana telah dilalui dengan penutupan harga pasar kemarin. Rekomendasi SELL untuk saham BMRI. Analyst: Asti Pohan ( Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya ) |