(11/March/2010) Indeks berpotensi bergerak sideways

Indeks bursa saham di Amerika semalam ditutup menguat hanya 3 poin saja setelah beberapa hari berturut-turut menguat. Pagi ini indeks bursa saham bergerak di teritori positif cukup signifikan meski pertumbuhan ekonomi di Jepang lebih kecil daripada yang indikasikan sebelumnya. Pergerakan bursa di kawasan asia yang telah aktif bertransaksi selain di Jepang seperti Korea, Australia dan New Zealand bergerak bergerak beragam dalam range yang tipis.

 

Dari bursa komoditas energi, dikabarkan harga minyak bumi mengalami penurunan dari hari sebelumnya yang diperdagangkan di level USD 81 per barel. Untuk komoditas metal di bursa London Metal Exchange, harga komoditas timah dan nikel bergerak berlawanan dimana timah masih menguat sementara nikel bergerak turun.

 

Dari pasar mata uang, tidak terjadi perubahan untuk nilai mata uang rupiah. Rupiah tetap dipertukarkan pada Rp 9160 seperti sehari sebelumnya. Hal ini menunjukkan dana asing yang ada masih berada di dalam negeri dan belum menunjukkan arah untuk outflow. Pergerakan indeks yang terus menguat dalam beberapa hari ini, menurut kami akan memberikan kesempatan bagi investor untuk menikmati profit yang telah ada. Kami prediksikan indeks akan bergerak sideways dan berfluktuatif melihat data-data pasar yang beragam dan mempunyai peluang untuk ditutup negative. Indeks bergerak dalam range 2650-2700. Analyst: Asti Pohan ( Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya )