| (08/March/2010) Bursa JCI Berpotensi Melanjutkan Penguatan |
| Sebagian besar bursa acuan dunia kembali bergerak dalam tren penguatan. Dow Jones ditutup naik 1.17% menjadi 10566.20. Demikian pula halnya dengan S&P 500 dan Nasdaq yang juga membukukan peningkatan masing masing sebesar 1.40% dan 148% menjadi 1138.70 dan 2326.35. Bursa dow futures juga masih diperdagangkan dalam teritori hijau. Adapun pemicu utama kenaikan tersebut adalah kinerja beberapa pelaku usaha Amerika Serikat yang secara keseluruhan melaporkan angka job losses sebesar 36.000 (Feb10) atau lebih baik dari ekspektasi para pelaku pasar sebanyak 67.000 jobs, dengan angka unemployment rate yang stabil pada 9.7%. Beberapa bursa acuan di wilayah lain juga menunjukan kenaikan, FTSE ditutup menguat 1.31% menjadi 5599.76. Sedangkan bursa di wilayah asia / pasifik, pada pagi ini ditransaksikan menguat merefleksikan kenaikan bursa Dow tersebut. Nikkei naik 1.66% menjadi 10540.73. Topix dan Kospi juga menguat masing masing menjadi 923.45 dan 1655.13. Sementara itu beberapa bursa negara tetangga seperti FSSTI dan KLCI masing masing ditutup naik 0.78% dan 1.22% menjadi 2790.29 dan 1299.78, sedangkan bursa dalam negeri juga ditutup menguat 0.51% menjadi 2578.77. Penguatan sebagian besar bursa di wilayah global dan regional dan sebagian besar harga komoditas dunia seperti Copper, Nickel, Tins dan lainnya, serta nilai tukar rupiah yang ditransaksikan menguat menjadi Rp 9.215 per US Dolar termasuk harga minyak dunia yang ditransaksikan pada US$ 81.82 per barel akan berpotensi menjadi beberapa penggerak bursa dalam negeri hari ini. Kami memprediksikan indeks JCI akan bergerak cenderung bergerak dalam rentang 2568.85 - 2585.88 dengan potensi ditutup menguat. Analyst : Akhmad Nurcahyadi ( Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya ). |