Polls

Tujuan anda berinvestasi?
 



Home arrow About Us arrow News
News
(10/March/2010) Kenaikan Indeks Masih Dapat Berlanjut PDF  | Cetak |
Indeks kemarin kembali mencatat kenaikan yang signifikan sehingga telah mengalami kenaikan selama 3 hari berturut-turut secara akumulatif sebesar 91,5 poin (3,6%). Untuk perdagangan hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak fluktuatif namun masih memiliki kecenderungan untuk dapat kembali naik. Sentimen dari bursa global cukup baik meskipun tidak signifikan. Semalam Dow Jones hanya mengalami penguatan tipis sebesar 11,9 poin (0,11%). Begitu juga dengan pergerakan bursa regional Asia Pasifik pada pagi ini yang mengalami penguatan tidak terlalu signifikan dengan penguatan tertinggi dialami oleh Strait Times. Katalis penguat indeks lainnya adalah penguatan harga timah yang cukup signifikan di LME, meskipun di sisi lain harga nikel turun tipis. Rupiah terus menunjukkan penguatannya yang pada pagi ini berhasil menembus Rp9.200 dengan berada di posisi Rp9.195 per US$. Namun investor harus waspada dengan kenaikan yang sudah tinggi selama 3 hari terakhir ini yang tentunya dapat menjadi potensi aksi profit taking. Kami perkirakan hari ini indeks akan bergerak di kisaran 2645 sampai 2680. Analyst: Maxi Liesyaputra ( Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya ). 
 
(09/March/2010) Bursa Akan Cenderung Bergerak Mix PDF  | Cetak |
Beberapa bursa acuan dunia setelah mengalami penguatan secara serentak, kembali mengalami anomali. Dow ditutup melemah tipis 0.13% menjadi 10552.52, S&P 500 juga turun 0.02% menjadi 1138.50. Bursa dow futures juga ditransaksikan pada teritori negatif setelah sehari sebelumnya tercatat dalam zona positif. Aksi ambil untung, serta kesepakatan pihak AIG untuk menjual salah satu unit usahanya termasuk rencana perubahan kebijakan pada industri farmasi di Amerika Serikat yang kurang disepakati oleh para pelaku usaha telah menjadi beberapa faktor penggerak transaksi bursa INDU semalam. Para pelaku pasar juga masih menunggu beberapa data yang mengindikasikan perkembangan makro seperti consumer confidence, initial claims, jobless claims, mortgage aplications, retail sales, trade balance yang akan diumumkan pada minggu ini.  Namun demikian, beberapa bursa di wilayah lain masih mampu menahan tekanan penurunan dan ditutup naik, seperti FTSE (+0.06%), sedangkan bursa di wilayah Asia / Pasifik pagi ini mengalami anomali. Nikkei dan Kospi menguat sementara masing masing 0.03% dan 0.04% menjadi 10589.15 dan 1660.68, sedangkan Topix terkoreksi 0.05% menjadi 926.81. Beberapa bursa negara tetangga pagi ini ditransaksikan bervariasi. FSSTI menguat smeentara 0.20% menjadi 2840.10 dan KLCI turun tipis 0.16% menjadi 1322.07. Sementara itu beberapa bursa dalam negeri pada penutupan transaksi perdagangan kemarin menguat tajam 1.85% menjadi 2626.45, dipicu oleh akumulasi saham ASII, TLKM, BMRI, BBRI, UNVR dan beberapa saham berfundamental kuat lainnya. Revisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi 5.6% dari 5.2% dari Bank Indonesia kami lihat berpotensi menjadi katalis penguatan pergerakan bursa. Meskipun demikian, penguatan tajam yang telah terjadi serta bervariasi penutupan dan transaksi beberapa bursa acuan serta pelemahan beberapa harga komoditas seperti nickel, copper dan tin termasuk pelemahan sementara nilai tukar ripiah menjadi Rp 9.190 per US Dolar juga berpotensi menjadi sentimen negatif transaksi bursa JCI hari ini. Dow Futures yang ditransaksikan pada teritori negatif juga berpotensi menambah pelemahan penguatan bursa hari ini. Kami memproyeksikan indeks akan cenderung bergerak mix dan diwarnai aksi ambil untung beberapa saham yang ditransaksikan diatas nilai wajarnya. Kami memprediksi bursa dalam negeri bergerak dalam rentang 2594.38 – 2643.10. Analyst : Akhmad Nurcahyadi ( Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya ).
 
(08/March/2010) Bursa JCI Berpotensi Melanjutkan Penguatan PDF  | Cetak |
Sebagian besar bursa acuan dunia kembali bergerak dalam tren penguatan. Dow Jones ditutup naik 1.17% menjadi 10566.20. Demikian pula halnya dengan S&P 500 dan Nasdaq yang juga membukukan peningkatan masing masing sebesar 1.40% dan 148% menjadi 1138.70 dan 2326.35. Bursa dow futures juga masih diperdagangkan dalam teritori hijau. Adapun pemicu utama kenaikan tersebut adalah kinerja beberapa pelaku usaha Amerika Serikat yang secara keseluruhan melaporkan angka job losses sebesar 36.000 (Feb10) atau lebih baik dari ekspektasi para pelaku pasar sebanyak 67.000 jobs, dengan angka unemployment rate yang stabil pada 9.7%.  Beberapa bursa acuan di wilayah lain juga menunjukan kenaikan, FTSE ditutup menguat 1.31% menjadi 5599.76. Sedangkan bursa di wilayah asia / pasifik, pada pagi ini ditransaksikan menguat merefleksikan kenaikan bursa Dow tersebut. Nikkei naik 1.66% menjadi 10540.73. Topix dan Kospi juga menguat masing masing menjadi 923.45 dan 1655.13. Sementara itu beberapa bursa negara tetangga seperti FSSTI dan KLCI masing masing ditutup naik 0.78% dan 1.22% menjadi 2790.29 dan 1299.78, sedangkan bursa dalam negeri juga ditutup menguat 0.51% menjadi 2578.77. Penguatan sebagian besar bursa di wilayah global dan regional dan sebagian besar harga komoditas dunia seperti Copper, Nickel, Tins dan lainnya, serta nilai tukar rupiah yang ditransaksikan menguat menjadi Rp 9.215 per US Dolar termasuk harga minyak dunia yang ditransaksikan pada US$ 81.82 per barel akan berpotensi menjadi beberapa penggerak bursa dalam negeri hari ini. Kami memprediksikan indeks JCI akan bergerak cenderung bergerak dalam rentang 2568.85 - 2585.88 dengan potensi ditutup menguat. Analyst : Akhmad Nurcahyadi ( Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya ).
 
(05/March/2010) Indeks Berpotensi untuk Berbalik Arah PDF  | Cetak |
Setelah mengalami pergerakan yang sangat fluktuatif, kemarin indeks akhirnya ditutup melemah tipis sekitar 1 poin saja. Dengan didorong oleh berbagai sentimen positif dari bursa global, kami perkirakan pada hari ini indeks memiliki potensi yang kuat untuk dapat berbalik arah atau mengalami penguatan. Semalam bursa Dow Jones menguat cukup signifikan sebesar 47 poin (0,46%). Penguatan tersebut antara lain didorong oleh penurunan angka pengangguran dan peningkatan produktivitas tenaga kerja. Angka pengangguran turun 29.000 menjadi 469.000 untuk minggu yang berakhir tanggal 27 Februari 2010. Angka produktivitas tenaga kerja naik 6,9% pada 4Q09 bila disetahunkan. Kenaikan tersebut merupakan yang tertinggi sejak tahun 2002. Sentimen positif juga berasal dari bursa regional Asia Pasifik pagi ini, terutama Nikkei yang mengalami penguatan signifikan. Namun di sisi lain harga logam di LME mengalami pergerakan yang variatif. Nikel mengalami penurunan tajam, sementara timah juga turun walaupun tidak signifikan. Rupiah masih stabil di posisi Rp9.285 per US$. Kami perkirakan pada hari ini indeks akan bergerak di kisaran 2555 sampai 2600. Analyst: Maxi Liesyaputra ( Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya ). 
 
(04/March/2010) Indeks akan Bergerak Fluktuatif PDF  | Cetak |
Kemarin indeks mencatat penurunan pada penutupan perdagangan meskipun pada sesi pertama mencatat kenaikan yang tidak signifikan. Pada perdagangan hari ini sentimen yang mempengaruhi indeks sangat bervariasi. Semalam Dow Jones mencatat penurunan tipis sebesar 9 poin (0,09%) di tengah sentimen yang kurang menggembirakan dengan akan dikeluarkannya peraturan perbankan AS yang baru. Indeks bursa regional Asia Pasifik juga mencatat peningkatan, namun tidak signifikan seperti Strait Times dan Seoul Composite. Nikkei bahkan mengalami penurunan tipis pada pagi ini. Katalis penguatan indeks hari ini terutama berasal dari penguatan harga berbagai jenis logam di LME, khususnya nikel dan timah. Rupiah masih stabil di Rp9.280 per US$. Namun kami lihat yang dapat mengganggu penguatan indeks hari ini adalah kondisi ketidakpastian politik di Indonesia. Sehingga kami perkirakan hari ini indeks akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan untuk kembali melemah. Kami perkirakan pada hari ini indeks akan bergerak di kisaran 2545 sampai 2575. Analyst: Maxi Liesyaputra ( Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya ).
 

 

Reksadana (09/Mar/10)

name nab
Berkembang 1661.1150
Dana Berbunga Tiga 1219.4610
Dana Fleksibel Dua 493.3850
Dana Lancar Dua 1371.9480
Dana Merah Putih 1504.5290
Dana Syariah 1745.6490
DanaPlus Syariah 1149.9450

Indeks (09/Mar/10)

id indeks change(%)
IHSG 2657.2 +1.2
HSI 21207.6 +0.1
NKY 10557.6 -0.1
DJIA 10564.4 +0.1
NASDAQ 2340.7 +0.4
Head Office

Sudirman Plaza, Indofood Tower Lantai 16
Jl. Jend. Sudirman Kav.76-78
Jakarta 12910, Indonesia
Tel. +62 21 2554 3946 (Hunting)
Fax. +62 21 5793 5831

Outlet - Outlet 

 
Customer Service
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi layanan Customer Service kami di 021-25543939 atau 021-25543993
 
Copyright © 2008 PT BNI Securities. All rights reserved | disclaimer