|
(29/January/2010) Peluang Indeks untuk Terkoreksi Cukup Besar |
PDF
|
| Cetak |
|
|
Kemarin indeks mencatat penguatan yang signifikan sebesar 55 poin (2,1%). Namun kemungkinan besar penguatan tersebut hari ini akan berbalik arah atau mengalami koreksi. Semalam Dow Jones mencatat koreksi yang tajam sebesar 116 poin (1,13%) akibat beberapa alasan, di antaranya pemesanan durable goods pada bulan Desember 2009 hanya mencapai kenaikan 0,3%, jauh lebih rendah dibandingkan 2% yang diperkirakan semula. Angka pengangguran per 23 Januari 2010 turun menjadi 470.000, namun masih melebihi konsensus 450.000. Tekanan juga berasal dari saham Motorola dan Qualcomm setelah keduanya menyampaikan pendapatan dan outlook yang lebih rendah dari perkiraan. Saham-saham bursa regional Asia Pasifik pada pagi ini mencatat penurunan yang signifikan, terutama Nikkei dan Seoul Composite. Harga berbagai jenis logam di LME juga mencatat penurunan, meskipun harga nikel naik cukup siginifikan. Kurs rupiah masih relatif stabil di Rp9.325 per US$. Kami perkirakan pada hari ini indeks akan bergerak di kisaran 2600 sampai 2640. Analyst: Maxi Liesyaputra (
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
).
|