|
(25/February/2010) Libur Panjang Potensi Picu Bursa JCI Bergerak Sideways |
PDF
|
| Cetak |
|
|
Beberapa bursa acuan mencatat arah pergerakan yang bervariasi. Dow Jones semalam ditutup menguat 0.89% menjadi 10374.16. Meskipun Dow Futures tercatat di teritori melemah, namun S&P 500 dan Nasdaq masih mampu membukukan kenaikan masing masing sebesar 0.97% dan 1.01%. Pernyataan Ben Bernanke yang berencana untuk tidak menaikan tingkat suku bunga acuan dalam waktu dekat menjadi salah satu pertimbangan dan memicu keyakinan beberapa pelaku pasar. Beberapa bursa di wilayah lain seperti EMEA yaitu FTSE 100, ikut merefleksikan kenaikan bursa tersebut dengan ditutup menguat 0.52% menjadi 5342.92. Sementara itu beberapa bursa di wilayah Asia / Pasifik, pagi ini diperdagangkan pada pola yang sama. Data terakhir menunjukan Nikkei ditransaksikan naik 0.35% menjadi 10234.19, TOPIX juga ikut menguat 0.46% dan TAIEX serta KOSPI juga diperdagangkan dalam teritori hijau atau naik masing masing 0.39% dan 0.08%. Sementara itu bursa dalam negeri pada penutupan transaksi perdagangan kemarin berhasil bertahan dan memperkecil pelemahannya ditutup pada 2579.42 atau turun tipis 0.01%. Harga minyak dunia yang ditransaksikan menguat tipis menjadi USD 80.20 per barel serta penguatan nilai tukar rupiah menjadi Rp 9.325 per US Dolar serta kenaikan sebagian besar harga komoditas dunia termasuk pelemahan beberapa saham berfundamental kuat kami lihat berpotensi menjadi beberapa katalis penggerak penguatan bursa hari ini. Namun demikian, tingginya tingkat imbal hasil dan YTD return bursa JCI dibandingkan dengan beberapa bursa di wilayah lain serta potensi libur panjang dapat mendorong para pelaku pasar untuk melakukan aksi ambil untung. Kami memprediksikan indeks JCI akan bergerak cenderung sideways pada rentang 2562.25 0 2589.40. Analyst : Akhmad Nurcahyadi (
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
).
|